Membangun Kelurahan Lubang Panjang Melalui Peningkatan Partisipasi Masyarakat
Lubang Panjang, Sawahlunto – Kelurahan Lubang Panjang, Kecamatan Barangin, terus berbenah dalam upaya membangun wilayah yang lebih maju dan sejahtera melalui peningkatan partisipasi masyarakat. Pemerintah kelurahan bersama warga gencar mendorong budaya gotong royong, transparansi, serta pelibatan aktif dalam setiap proses pembangunan.
Lurah Lubang Panjang, Rachmadeni, S.E, M.M, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai tanpa dukungan dan keterlibatan langsung dari masyarakat. “Kami percaya bahwa masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai pelaku utama. Karena itu, kami membuka ruang partisipasi seluas-luasnya,” ujarnya.
Beberapa program yang melibatkan partisipasi aktif warga antara lain musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), kerja bakti lingkungan, pengelolaan bank sampah, dan pelatihan UMKM berbasis potensi lokal. Dalam Musrenbang tahun ini, warga turut mengusulkan pembangunan drainase, perbaikan jalan lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi berbasis rumah tangga.
Salah satu tokoh masyarakat yakni Ketua LPM, Nurhamdi Saputra, menyatakan antusiasmenya terhadap pendekatan partisipatif ini. “Sekarang kami merasa dilibatkan dan didengar. Aspirasi warga benar-benar menjadi bagian dari kebijakan kelurahan,” ungkapnya.
Upaya membangun komunikasi dua arah juga dilakukan melalui media sosial kelurahan dan forum-forum diskusi warga. Hal ini terbukti meningkatkan rasa memiliki terhadap program pembangunan dan memperkuat kolaborasi antarwarga.
Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat, Kelurahan Lubang Panjang optimis dapat menjadi contoh kelurahan yang mandiri, maju, dan berdaya saing. Pemerintah kelurahan berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.