Sawahlunto, 6 September 2025 – Kelurahan Lubang Panjang turut ambil bagian dalam Songket International Silungkang Carnival (SISCa) 2025 yang digelar meriah pada Sabtu, 6 September 2025. Kegiatan bergengsi ini menjadi ajang promosi budaya songket Silungkang ke tingkat nasional bahkan internasional.
Rangkaian acara dimulai pada siang hari dengan sesi pemotretan di Museum Gudang Ransum, sebuah lokasi bersejarah yang menjadi ikon Kota Sawahlunto. Kehadiran perwakilan Kelurahan Lubang Panjang dengan busana songket khas dengan Tema Taman Satwa Kandi memberi nuansa berbeda, sekaligus mempertegas identitas budaya yang menjadi kebanggaan bersama. Desainer dan MUA untuk Icon dan pengiring dari kelurahan Lubang Panjang adalah dari unsur Masyarakat sendiri yakni Fitri Handayanita beserta tim, generasi muda yang berbakat dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kegiatan kelurahan.
Puncak kemeriahan berlangsung pada malam harinya melalui pawai akbar Songket International Silungkang Carnival. Pawai dikuti oleh 66 peserta yang berasal dari dalam dan luar kota Sawahlunto. Jalanan utama Pusat kota Sawahlunto yang dilewati oleh Pawai dipadati penonton yang antusias menyaksikan ragam kreasi kostum songket penuh warna dan keanggunan. Peserta dari Kelurahan Lubang Panjang tampil memukau dengan modernisasi songket yang menggabungkan unsur tradisional dan kekinian.
Lurah Lubang Panjang Rachmadeni, S.E, M.M menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk ikut serta dalam karnaval ini. “Partisipasi ini menjadi wujud nyata komitmen kita dalam melestarikan songket sebagai warisan budaya sekaligus memperkenalkan potensi Lubang Panjang kepada khalayak yang lebih luas,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan masyarakat Lubang Panjang semakin tumbuh, sekaligus memperkuat citra Kota Sawahlunto sebagai kota warisan dunia dengan kekayaan budaya yang mendunia.